IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM P5 BERBASIS BHINNEKA TUNGGAL IKA: EKSPLORASI KEBERAGAMAN BUDAYA DI SD/MI
Keywords:
Pembelajaran Berbasis Proyek, P5, Keberagaman BudayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan nilai-nilai Berkebhinekaan Tunggal Ika melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam eksplorasi keberagaman budaya di tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). P5 menawarkan kerangka kerja inovatif untuk mengembangkan karakter siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Salah satu dimensi utama adalah berkebhinekaan global, yang selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada beberapa SD/MI yang telah menerapkan P5. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen proyek siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dalam konteks P5 secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang keberagaman budaya, menumbuhkan sikap toleransi, saling menghargai, dan kesadaran akan identitas nasional. Siswa aktif terlibat dalam proses eksplorasi budaya lokal maupun nasional, seperti seni tari, musik, pakaian adat, dan kuliner, melalui kegiatan praktik dan presentasi. Tantangan yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya, koordinasi antar pihak, dan penilaian yang komprehensif. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan guru, pengembangan modul ajar yang relevan, dan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk mendukung keberhasilan implementasi P5 dalam membangun karakter siswa yang berkebhinekaan.
References
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Larmer, J., & Mergendoller, J. (2010). PBL Starter Kit: To-the-Point Advice, Tools and Rubrics for Bringing Project-Based Learning to Life. Buck Institute for Education.
Larmer, J., & Mergendoller, J. (2010). PBL Starter Kit: To-the-Point Advice, Tools and Rubrics for Bringing Project-Based Learning to Life. Buck Institute for Education.
Nadlir, N. (2023). Paulo Freire's View on Freedom to Learn Policy. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme,.
Nadlir, N. (2026). PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Kurikulum Berbasis Cinta Di Sekolah Dan Madrasah. Penerbit Tahta Media.
Nafii’ul, A. W. (2026). LITERASI KEPRAMUKAAN DI ERA DIGITAL: Konsep, Desain, dan Implementasi Modul Pramuka Digital di Madrasah Ibtidaiyah. Penerbit Tahta Media.
Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. The Autodesk Foundation. Serta Larmer, J., & Mergendoller, J. R. (2010). PBL Starter Kit: To-the-Point Advice, Tools and Rubrics for Bringing Project-Based Learning to Life. Buck Institute for Education.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Zamzami, M. R. (2021). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel merdeka sejak hati karya Ahmad Fuadi dan relevansinya dengan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di MI. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Zamzami, M. R., & Majid, M. R. (2021). Urgensi pendidikan multikultural dalam membangun integrasi nasional. Istifkar: Media Transformasi Pendidikan, 1(2), 172-182.
Zunita, L., & Zami, M. R. Z. (2025). Penggunaan Film Animasi Syamil dan Dodo untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa MI. Journal of Instructional and Development Researches, 5(4), 418-425.


